Music

Babak Gerbang KDI 2015 Dimulai Malam Ini

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Perjalanan ajang pencarian bakat menyanyi dangdut Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2015 semakin seru karena akan berlanjut ke babak Gerbang. Kini KDI 2015 telah menemukan 42 kontestan terbaik yang berhasil melalui tantangan di babak Konser Seleksi yang digelar sejak 16 Maret lalu.

Sebelumnya KDI 2015 juga telah mendapatkan 7 peserta DMD Show yang mendapatkan golden ticket untuk melaju ke babak Gerbang. Artinya sudah ada 49 nama yang akan berlaga di babak Gerbang. KDI 2015 juga kembali memberikan kesempatan bagi para kontestan terpilih untuk bisa beraksi di babak Gerbang melalui babak Wild Card  pada Senin, 6 April 2015. 

Ada 14 kontestan yang dipanggil kembali untuk tampil di babak Wild Card yang hanya digelar satu episode saja. Keempatbelas kontestan wild card tersebut terpilih mendapatkan kesempatan kedua karena dinilai memiliki potensi tinggi menjadi bintang dangdut masa depan. Hanya 3 kontestan yang terpilih dari babak ini untuk melaju ke babak Gerbang.
 
Babak Gerbang KDI 2015 dimulai Selasa, 7 April 2015. Tentunya tantangan yang dihadapi para kontestan akan semakin berat. Berbeda dengan Konser Seleksi, kali ini tidak ada lagi gerbang tertutup sebagai tantangan yang harus dilewati peserta agar bisa mendapat 3 bintang sebelum berhak mendapat dukungan SMS pemirsa.

Di babak Gerbang, para peserta langsung tampil di panggung dan memberikan penampilan terbaiknya. Persaingan akan berlangsung ketat di mana dari 6 peserta yang tampil setiap malamnya, ada 2 kontestan dengan jumlah dukungan SMS terendah yang terpaksa harus pulang meninggalkan panggung KDI 2015. Hasilnya hanya 24 peserta yang lolos untuk selanjutnya tampil di babak Kontes, akhir April nanti.
 
Para host dan juri KDi 2015 juga terlihat memiliki kedekatan satu sama lain. Beberapa kali angota keluarga artis para pendukung acara KDI 2015 turut diajak naik ke atas panggung. Misalnya ayah Ayu Ting Ting dan anak anak Ussy Sulistiawati yang ternyata sudah menunjukkan bakat menyanyi sejak usia dini. Lalu ada pula putri Denada yang sudah pandai menari meski usianya baru menginjak 2 tahun. Semua itu semata untuk menunjukkan semangat kekeluargaan yang tinggi di antara para pendukung acara sekaligus membangun kedekatan dengan penonton.

Kisah cinta pun turut memberi warna tersendiri di panggung KDI 2015. Seperti Julia Perez yang kesengsem dengan sosok satpam ganteng MNCTV, Muklis. Atau perjuangan Juan Rahman untuk mendapatkan cinta Bianca Liza. Kedua kisah ini menjadi bumbu yang membuat suasana panggung KDI 2015 semakin menghibur dan selalu dinantikan pemirsa.
 
Kisah perjuangan para kontestan pun bisa menjadi inspirasi bagi para pemirsa. Salah satunya ketika ada peserta yang bernama Shema, asal Surabaya, yang memiliki anak yang terlahir dengan bibir sumbing, MNCTV langsung memberikan bantuan.

Anak Shema memerlukan 5 kali operasi agar bisa sembuh, tetapi Shema hanya mampu membiayai operasi sebanyak satu kali karena kesulitan dana. Penghasilan Shema yang sehari-harinya bekerja sebagai penyanyi dari panggung ke panggung tidak cukup untuk biaya operasi selanjutnya. Dia pun menunda pengobatan selanjutnya anaknya tersebut. 

Karena itu Shema mengikuti KDI 2015 dan berharap rezekinya mengalir sehingga dapat membiayai pengobatan anaknya tersebut. Sayang, dewi fortuna belum berpihak kepada Shema. Perjalanannya di KDI 2015 pun harus berakhir di Konser Seleksi. Tapi, MNCTV pun tergerak dengan cerita Shema mengenai anaknya dan langsung memberikan bantuan berupa uang tunai.

Ayah Mansyur yang menjadi juri saat itu pun langsung ikut memberi bantuan kepada Shema. Bantuan tersebut diharapkan bermanfaat bagi Shema dan keluarga khususnya untuk pengobatan sang anak. Shema pun berjanji terus berusaha dan kembali ikut KDI di tahun depan hingga berhasil mencapai cita-citanya sebagai penyanyi profesional.



(alv)
dibaca 11.897x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.