Fashion

Benang Merah BinHouse Tutup Gelaran Batik Fashion Week 2016

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Batik Fashion Week 2016 (BFW 2016) sukses digelar. Pada hari ketiga, gerakan regenerasi dalam pelestarian dan perkembangan warisan budaya bangsa ini, bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober.

Penutupan rangkaian acara BFW ini pun menghadirkan koleksi dari sang legend batik, BinHouse. Di mana koleksi yang dihadirkan dibagi menjadi empat sequence yang sukses memukau ratusan tamu undangan.

"Dengan tema benang merah. Setiap koleksi mengambarkan perjalanan kain batik yang erat dengan sejarah, peristiwa, masyarakat dan generasi berikut-berikutnya. Benang merah menyampaikan aspirasi dan hasrat yang diaplikasikan dalam sebuah karya," papar desainer BinHouse, Prawita Sari, dalam acara BFW 2016 di Plaza Indonesia, Jakarta, Minggu (2/10/2016).

Dari empat sequence, koleksi yang dihadirkan diantaranya jaket, camisol hingga celana sarung. Menariknya, dalam pagelaran ini, setiap koleksi dibawakan oleh para model dengan beberapa cara. Mulai dari sedih hingga riang.

"Setiap sequence ada 12 koleksi. Jadi total keseluruhan 48 yang menggambarkan kalau batik itu bisa dipakai kapan saja. Bisa fleksibel. Sesuai dengan suasana hati. Batik yang kita hadirkan pun motifnya banyak, salah satunya pesisir," kata dia.

Sementara untuk proses pembuatan, setiap koleksi dibuat dengan waktu yang berbeda-beda. "Masing-masing tiga bulan. Kain tenun bisa lebih lama lagi. Keseluruhan dari batik sudah mulai dari tahun lalu," ujar dia.



(alv)
dibaca 2.701x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.