Kuliner

Bernostalgia Masa Kecil Di The Playground

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Rasa rindu akan masa kecil sering kali dialami oleh setiap orang. Seperti halnya kakak beradik, Gregory Sukamto dan Georgetta Sukamto. Berawal dari perbincangan santai tentang kenangan masa kecil dan kegemaran mereka pada dunia kuliner, dua bersaudara ini terinspirasi untuk membuka sebuah usaha restoran dengan konsep permainan. Mereka memberi nama tempat ini sebagai The Playground. Restoran ini dibuka pada 2011.

Meski memiliki nama The Playground, konsep restoran ini tidak sepenuhnya menyerupai taman bermain yang identik dengan warna-warni. Kakak beradik ini justru ingin menghadirkan ‘taman bermain’ dalam versi orang dewasa dengan suasanya yang nyaman dan cozy untuk bersantai dan menyantap makanan.

“Pertama kali orang-orang melihat ini sebagai something yang baru. Karena memang pada saat kita buka itu belum pernah ada restoran yang berkonsep dengan ayunan seperti ini. Jadi beda aja. Kita namanya The Playground, orang mikir pasti warna warni. Tapi kita di sini ambience-nya lebih ke kayu, warna cokelat, cream, kita ingin menciptakan suasanya nyaman. Jadi bisa semua umur yang ke sini,” ujar Georgetta kepada Sindonews belum lama ini.

Nasi Goreng Edan The Playground
Nasi Edan Iga Bakar ini adalah salah satu menu andalan The Playground yang tingkat kepedasannya bisa dipesan sesuai selera.

Tak hanya konsep restoran unik yang dilengkapi dengan bangku ayunan dan merry-go-round, The Playground juga memiliki sejumlah menu lezat yang tak kalah unik.  Seperti menu andalan yang satu ini, Nasi Edan Iga Bakar. Menu nasi goreng yang terdiri dari tiga warna, merah, kuning dan hijau ini dimasak dengan potongan daging ayam, sosis, dan disajikan dengan beberapa potong iga bakar yang menggugah selera. Untuk menu yang satu ini  Anda juga dapat memesan dengan tingkat kepedasan sesuai dengan yang Anda inginkan.

“Kalau kita makanannya lebih ke intercontinental ya, jadi nggak limited hanya ke Asian atau Western saja. Tapi kita mencakup semuanya. Kalau yang favorit disini, ada Insanity Rice atau Nasi Edan, nah itu ada yang pakai iga bakar. Kita nasinya ada tiga warna, nasinya itu merah, kuning, hijau dan nggak pakai pewarna, jadi benar-benar alami. Nah, di situ ada level-level pedesnya, ada normal, less spicy, extra spicy, dan insanely spicy,” tutur Georgetta.

Untuk rasanya, nasi goreng yang satu ini memang pantas jadi juaranya. Rasa gurih dari nasi goreng memang terasa cocok ketika dipadukan dengan potongan iga bakar yang bertekstur lembut, empuk dan juicy, serta memiliki cita rasa sedikit manis dan pedas yang berasal dari blackpepper. Bagi Anda para pecinta pedas dan memesan level insanely spicy, maka menu ini benar-benar mampu membuat keringat Anda bercucuran. Selain lezat, porsi yang disajikan juga cukup besar dan mengenyangkan. Sangat pas untuk menjadi pilihan Anda ketika santap siang. Satu porsi Nasi Edan Iga Bakar ini dibanderol dengan harga Rp98.000.

Croizza The Playground
Croizza adalah kreasi inovatif dari The Playground yang memadukan pizza dengan croissant yang tentunya membuat siapa saja ingin mencicipinya.

Selain Nasi Edan Iga Bakar, ada pula menu piza unik yang mungkin tidak akan Anda temui di restoran lainnya. Pizza ala The Playground ini tidak seperti pizza biasanya. Piza dengan adonan croissant ini diberi nama Croiza.

“Jadi ini piza, tapi kan kalau piza biasanya pakai pizza dough kan. Kalau ini kita pakai croissant dough jadi dia banyak layer-nya, crispy, terus tipis. Untuk rasa favoritnya itu yang Truffle Cream Mushroom,” ujar Georgetta.

dibaca 3.111x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.