Info Menarik

Kabareskrim: Bos First Travel Mengaku Sudah Lupa Hilang Ke Mana Uang Calon Jemaah – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Kepolisian Investigasi Kriminal Komisaris Polisi Ari Dono Sukmanto mengatakan, belum diketahui ke mana dana haji jamaah hilang di rekening agen perjalanan Perjalanan Pertama

Dibaca: Djarot Ingin Pelaku untuk Penyalahgunaan Semanggi Sederhana yang Diatur ke Pekerjaan Sosial

Yang perlu diperhatikan, pada dua rekening milik organisasi, hanya sisa saldo Rp 1,3 juta dan Rp 1,5 juta. Kedua tersangka, First Travel President Director Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, mengaku sudah lupa ke mana uang tersebut pergi.

"Dia (tersangka) sama sekali tidak tahu, terlalu banyak menyebar," kata Ari di wilayah Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (15/9/2017).

Travel Pertama dikatakan menginvestasikan dana ke koperasi Pandawa. Koperasi tersebut diputus oleh kebangkrutan dan pemiliknya menjadi tersangka dalam kasus investasi bodong.

Penyidik ​​juga mengkonfirmasi masalah investasi tersebut kepada dua tersangka. Namun, kata Ari, kedua tersangka tersebut mengaku lupa menginvestasikan uangnya ke Koperasi Pandawa.

"Dia berkata," Saya telah lupa di mana-mana, ini yang masih harus kita petakan, "kata Ari.

"Jika Anda ingin mengatakan ini pada Pandawa, ada bukti apa. Tidak hanya mendengar apa yang dia katakan," lanjut Ari.

Sejauh ini, informasi yang diambil dari kedua tersangka belum maksimal. Ini karena Andika dan Anniesa masih banyak yang mengaku lupa dan tidak tahu.

Selain itu, penyidik ​​juga menggali informasi dari staf Travel First, perwakilan calon peziarah Umrah yang dirugikan, dan juga dari kedutaan.

Sejauh ini polisi telah menyita aset tersangka yang meliputi sejumlah mobil dan rumah besar, serta cabang Travel First di Depok.

Dalam kasus ini, polisi Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, juga merupakan direktur perusahaan tersebut.

Cara yang mereka lakukan adalah menawarkan pemberontakan umrah yang lebih murah dari agen perjalanan lainnya. Pembeli tergoda dan memesan paket Umroh.

Namun, sampai batas akhir janjinya, calon peziarah tidak pernah pergi. Perusahaan tersebut kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin melakukan umrah.

Berita ini telah disiarkan di Kompas.com dengan judul: Two Bos First Travel Mengakui Ke Mana Menghilang Uang Jemaah

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.