Music

Kaka Slank: Happiness Kalau Nggak Dibagi, Nggak Jadi Apa-Apa

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Sebagai salah satu coach The Voice Indonesia, Kaka Slank mengaku lebih mencari suara yang polos namun berkarakter. Menurut dia, para finalis kali ini didominasi oleh anak muda yang memiliki teknik bernyanyi yang luar biasa.

Gue nyari suara yang polos-polos, nggak yang lincah-lincah, justru suara yang polos. Banyak yang muda-muda, cara nyanyinya nggak main-main, bagus. Gue justru cari package yang lengkap, tapi karakter tetep kuat,” ujar Kaka kepada Sindonews belum lama ini.

Menurut Kaka, ajang pencarian bakat seperti The Voice Indonesia ini memiliki tujuan untuk melahirkan penyanyi-penyanyi baru untuk bertanding di industri musik. Para coach seperti Kaka dan tiga coach lainnya, yakni Agnez Mo, Ari Lasso, dan Judika-lah yang bertugas untuk mempersiapkan para talenta tersebut.

“Kalau gue pribadi ngeliatnya di sini coach-coach dituntut untuk mempersiapkan penyanyi yang akan ditandingkan. Jadi kasarnya tuh kita pelatih tinju lagi mempersiapkan mereka untuk bertanding. Tapi ini yang dipersiapkan adalah penyanyi. Disiapkan untuk menghadapi satu panggung gede untuk orang ngeliat, cocok nggak nih anak untuk go public?” tambah pria 41 tahun itu.

Selain itu, meski baru pertama kali menjadi coach di The Voice Indonesia, bagi Kaka kesempatan ini sekaligus dapat menjadi sarana berbagi pengalaman dan ilmu yang telah ia dapatkan selama berkecimpung di dunia musik. “Ini yang pertama. Suatu yang baru, tapi berapa puluh tahun ini bisa gue bagi gitu lho, pengalaman. Happiness kalau nggak dibagi, nggak jadi apa-apa. Ilmu bisa gue share,” pungkas dia.



(alv)
dibaca 9.167x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.