Info Menarik

Kasus Kredit Macet Bank Mandiri, Kejagung Sita Aset Milik Direktur PT CSI – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Direktur Investigasi Jaksa Agung Kejaksaan Agung (Jampidsus), Warih Sadono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyita aset milik Direktur PT Central Steel Indonesia (CSI ), Erika Widiyanto Liong dan Mulyadi alias Aping.

Keduanya merupakan tersangka kredit buruk Bank Mandiri.

"Ini (disita), setidaknya aset yang atas nama orang yang bersangkutan, baik atas nama orang atau perusahaan untuk memulihkan kerugian negara," Warih mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa (15 / 8/2017)

Warih mengatakan bahwa aset yang disita dari Erika dan Mulyadi bernilai miliaran rupiah.

"Nilainya cukup miliaran, antara lain PLTU, kita sudah merebut stok, itu digunakan untuk pembelian saham yang kita rebut," jelas Warih.

Sementara itu, Warih mengungkapkan bahwa pihaknya mempertimbangkan untuk menjadikan korporasi sebagai tersangka.

Seperti diketahui bahwa kasus ini dimulai saat PT CSI mengajukan pinjaman ke Bank Mandiri pada tahun 2011

Rencana pinjaman akan digunakan untuk membangun pabrik dan modal kerja perusahaan.

Bank Mandiri menyetujui dan mencanangkan Rp 350 miliar secara bertahap. Namun di tengah jalan, cicilan pinjaman CSI terhenti.

Pada tahun 2013, Bank Mandiri menawarkan restrukturisasi hutang. Meski mengalami restrukturisasi hutang, CSI masih belum bisa membayar uangnya ke Bank Mandiri.

Hutang CSI membengkak menjadi Rp 480 miliar. Jumlah tersebut termasuk pokok, bunga dan denda cicilan terlambat sampai 22 Juli 2016.

Tim Investigasi Kejaksaan Agung mencurigai kedua tersangka menggoda orang dalam di Bank Mandiri untuk menyampaikan permintaan kredit CSI.

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.