Music

Kendrick Lamar Menang Banyak, Taylor Swift Menang Besar

Written by Satrio Elang
LOS ANGELES - Rapper Kendrick Lamar memimpin barisan pemenang Grammy Awards 2016 dengan membawa pulang lima piala. Tapi, dia gagal menggondol sejumlah kategori top pada penghargaan itu pada malam penganugerahan di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS), Senin (15/2/2016) waktu setempat atau tadi pagi waktu Indonesia.

Kendrick memimpin nominasi Grammy tahun ini dengan 11 nominasi. Sayang, dia gagal memaenangkan kategori Album of the Year dengan To Pimp A Butterfly. Kategori ini berhasil dimenangkan Taylor Swift dengan 1989 yang merupakan album terlaris sepanjang 2014.

Kemenangan itu membuat Taylor menjadi wanita pertama yang memangkan kategori itu dua kali setelah pada 2009 dengan Fearless. Dia pun menggunakan kesempatan itu untuk mendorong emansipasi wanita.

“Kepada semua wanita di sana, ada orang-orang yang berusaha menelikung kesukesan atau mengklaim berjasa atas prestasi atau ketenaran kalian. Jangan biarkan orang mengalihkan kalian,” ujar Taylor, seperti dikutip Reuters.

Pidato itu tampaknya adalah tamparan terhadap Kanye West yang pekan lalu merilis lagu berjudul Famous. Dalam lagu itu, Kanye mengklaim telah membuat Taylor jadi kondang setelah insiden MTV Video Music Awards 2009 dimana Kanye membajak kemenangkan Taylor di atas panggung secara langsung di televisi.

Kemenangan besar juga diraih Bruno Mars dan produser Mark Ronson yang meraih piala Grammy untuk kategori Record of the Year untuk Uptown Funk. “Kami tidak akan ada di sini jika tidak untuk orang-orang yang menari karena lagu ini,” kata Bruno saat menerima penghargaan tersebut.

Sementara, Ed Sheeran membawa pulang Grammy pertamanya, termasuk Song of the Year untuk lagu Thinking Out Loud. Dia menerima pelukan besar dari Taylor saat naik panggung untuk menerima pialanya.

Meghan Trainor, yang tahun lalu menghebohkan dengan lagunya All About That Bass, memenangkan Grammy untuk kategori Best New Artist. Dengan terisak, dia mengucapkan terima kasih untuk LA Reid yang melihatnya sebagai seorang artis, bukan hanya seorang penulis lagu.

Sementara, dengan 11 nominasi untuk 9 kategori, Kendrick berhasil memenangkan Best Rap Album. Dia juga tampil dengan mengenakan rantai dan seragam penjara untuk melantunkan The Blacker The Berry. Lagu ini berisi komentar kuat tentang masalah rasial yang dihadapi kaum muda kulit hitam Amerika Serikat (AS). Dia lalu membebaskan diri dan menge-rap lagunya, Alright, dengan dikelilingi penari tribal Afrika.

Pemenang besar lainnya termasuk grup blues rock Alabama Shakes, yang membawa pulang tiga piala Grammy termasuk Best Rock Performance untuk Don’t Wanna Fight. Sementara, grup musikal Broadway, Hamilton, memenangkan kategori Best Musical Theater Album.

dibaca 5.111x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.