Kuliner

Kwetiau Goreng Udang, Lezatnya Menu Pilihan Santap Siang

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Menyantap menu makan siang yang lezat dan penuh gizi tentu menjadi aspek penting, utamanya menambah tenaga agar dapat lebih focus dan lancar dalam melanjutkan aktivitas. Nah, Anda pun bisa memilih Kwetiau Goreng Udang.

Tidak perlu membeli untuk menikmatinya. Anda bisa membuatnya di rumah dan membawanya ke tempat aktivitas atau kantor untuk dinikmati saat makan siang. Resep Kwetiau Goreng Udang yang dihadirkan Taste.com.au ini bisa menjadi pilihan. Selamat mencoba!

Bahan-bahan:
4 sdm kecap asin
2 sdm kecap manis
3 sdt gula palem
1/2 sdt merica putih
1 sdm minyak sayur
3 bh sosis, iris tipis
4 siung bawang putih, cincang halus
500 gram udang, kupas
450 gram kwetiau
2 butir telur
50 gram tauge
4 bh daun bawang, potong-potong
jeruk nipis, untuk melayani
 
Untuk sambal belacan:
2 sdt terasi
4 bh cabe merah besar
2 sdt minyak sayur
1 sdt gula kastor
2 sdt air jeruk nipis

Cara membuat:
Panaskan wajan di atas api sedang. Tambahkan terasi. Masak, aduk, selama 4 sampai 5 menit atau sampai terkelupas. Buang biji dari 2 cabe. Cincang kasar semua cabe. Proses paste dan cabai dalam food processor sampai bentuk pasta halus. Panaskan minyak dalam wajan di atas api sedang. Tambahkan pasta. Masak selama 2 sampai 3 menit atau sampai air menguap. Transfer ke mangkuk. Aduk gula kastor dan jus.

Menempatkan saus kedelai, gula aren dan merica dalam mangkuk. Panaskan wajan dengan api besar. Tambahkan minyak dan aduk untuk melapisi. Tambahkan sosis. Tumis selama 1 menit atau sampai keemasan. Tambahkan bawang putih dan udang. Tumis selama 2 menit. Tambahkan mie. Tumis selama 2 menit atau sampai mie emas dan udang hanya matang.

Tambahkan campuran kedelai dan 1/2 sambal belacan (lihat catatan). Tumis selama 1 menit. Retak telur ke dalam campuran. Tumis selama 1 menit atau sampai telur hanya dimasak. Tambahkan 1/2 tauge dan 1/2 bawang. Tumis selama 1 menit. Atas dengan kecambah yang tersisa, daun bawang dan jeruk nipis. Siap disantap.



(tdy)
dibaca 3.130x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.