Info Menarik

Misbakhun Puji Optimisme Presiden Jokowi Dalam Menyusun RAPBN – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun memuji optimisme Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengantarkan RAPBN 2018 pada Rabu (16/6/2017) siang. .

Menurut Misbakhun, optimisme tidak berlebihan karena fakta di lapangan memang menunjukkan perbaikan.

Mengacu pada catatan RAPBN 2018, Presiden Jokowi menyampaikan asumsi makro terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen. Asumsinya lebih tinggi dari APBN-P 2017 yang ditetapkan sebesar 5,2 persen.

Baca: Menteri Agama Menegaskan Dua Kewajiban Perjalanan Pertama Meskipun Izin Dicabut

"RAPBN ini untuk tahun keempat pemerintahan Pak Jokowi Ada undangan untuk mengkonsolidasikan semua komponen dan elemen bangsa untuk dipikirkan hanya untuk kepentingan rakyat. Pertumbuhan ekonomi 5,4 persen Adalah upaya Presiden Jokowi untuk membangun optimisme bersama sehingga APBN memiliki dampak langsung terhadap kemakmuran, "kata Misbakhun di DPR

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi nasional sudah mulai bergerak naik. Namun, dia juga mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi benar-benar untuk masyarakat.

"Rakyat harus benar-benar mendapatkan keuntungan dari pertumbuhan ekonomi yang mulai bergerak naik. Orang harus menikmatinya secara langsung," katanya.

Politisi Golkar juga mengajak semua pihak dapat membantu upaya pemerintah untuk mengejar target APBN. Misalnya, dengan meningkatkan penerimaan negara melalui pajak, melakukan kewajiban pajak dengan baik, termasuk menjaga kohesi di antara pemerintah daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat

Misbakhun menegaskan, dibutuhkan kerja sama untuk mencapai target tersebut. "Ini adalah kerja sama semua komponen bangsa. Saat presiden sudah membicarakan ekonomi yang bertujuan untuk kemakmuran rakyat, maka semua kepentingan politik harus diabaikan, karena tujuannya adalah rakyat," kata Misbakhun.

Baca: Politisi Demokratik memuji Pidato Jokowi di Lembaga Negara

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.