Resensi

Moana, Gadis Muda Yang Bertekad Ingin Selamatkan Motunui

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Film Disney princess terbaru akan segera hadir di bioskop Indonesia. Berbeda dengan princess yang sebelumnya, seorang gadis remaja asal Polinesia bernama Moana (Auli’I Cravalho) ini merupakan putri dari seorang kepala suku di desa Motunui yang dikenal dengan panggilan Chief Tui (Temuera Morrison). Ia melarang keras seluruh penduduknya termasuk Moana untuk pergi menjelajah lautan.

Saat Moana kecil, nenek Moana, Gramma Tala (Rachel Hous) menceritakan sebuah legenda yang menarik perhatian Moana. Gramma Tala bercerita tentang sosok dewi bernama Te Fiti yang dapat memiliki hati berwarna hijau menyala yang dapat memberikan kehidupan yang makmur dan bahagia bagi semua orang. Namun sayangnya, hati Te Fiti berhasil diambil oleh Maui (Dwayne 'The Rock' Johnson), dewa yang bisa berubah menjadi apa saja.

Usai mencuri hati Te Fiti, Maui menghilang selama bertahun-tahun karena menurut cerita, ia bertemu dengan sesosok monster api bernama Te Ka yang menyerangnya kala itu. Maui pun terdampar dan hati Te Fiti pun menghilang di lautan. Mendengar cerita ini, Moana kecil begitu tertarik dan penasaran dengan lautan. Ia ingin sekali pergi mengarunginya.

Namun, sayang, ayahnya benar-benar melarangnya melakukan hal tersebut. Hingga suatu ketika, penduduk Motunui mulai resah karena mereka tak lagi bisa mendapatkan ikan yang bagus dan segar. Tanaman dan buah kelapa yang menjadi makanan mereka pun tidak lagi tumbuh dengan baik di desa mereka.

Mengetahui hal ini, Moana teringat dengan kisah legenda Te Fiti dan berniat untuk mencari Maui. Niat baiknya ini ternyata didukung oleh Gramma Tala dan juga lautan. Lautan lantas mengirimkannya hati Te Fiti dan berjanji akan menemani serta membantu Moana dalam perjalanannya nanti. Tanpa memiliki pengalaman mengemudi kapal layar sebelumnya, dengan tekad yang kuat Moana pergi mencari Maui.

Sepanjang perjalanan Moana dihadapkan dengan situasi yang cukup berat. Ia teringat dengan pesan ayahnya yang melarangnya pergi, namun di sisi lain hatinya tergerak untuk menyelamatkan Motunui. Moana juga diterpa ombak dan angin yang besar yang akhirnya membawanya ke sebuah pulau kecil. Gadis 16 tahun ini merasa kesal karena perjalanan tidak semulus yang ia bayangkan. Namun ternyata, di pulau itulah ia bertemu dengan Maui.

Bukan hal yang mudah pula bagi Moana untuk mengajak Maui pergi bersamanya untuk mengembalikan hati Te Fiti karena menurut Maui, hal itu cukup sulit, bahkan mustahil untuk terjadi. Ia trauma dengan serangan Te Ka yang membuatnya terdampar. Namun melihat kesungguhan Moana, Maui pun mau menemani Moana untuk mengarungi lautan hingga ke tempat persinggahan Te Fiti.

Dugaan Maui memang benar terjadi. Begitu banyak rintangan yang mereka hadapi saat perjalanan. Sampai akhirnya Maui menyerah dan memutuskan untuk meninggalkan Moana. Moana pun merasa sedih dan hampir putus asa. Ia menangis dan ingin memutuskan untuk menyudahi perjalanannya. Moana merasa lautan tak membantunya sehingga ia melemparkan kembali hati Te Fiti ke dasar laut.

Film ini mengajarkan kita untuk memiliki tekad yang kuat selama kita ingin melakukan kebaikan. Selain itu, Moana juga memberikan inspirasi bagi remaja seusianya untuk menjadi seorang pemimpin yang hebat, berani, dan rela berkorban. Lalu bagaimanakah kelanjutan kisah Moana dan Maui? Apakah Maui akan kembali menemani Moana? Apakah Moana berhasil lolos dari serangan Te Ka dan mengembalikan hati Te Fiti? Dengan teknologi baru yang membuat visual film lebih real dan bright, film Disney Moana akan rilis pada 25 November 2016 di seluruh bioskop Indonesia.



(nfl)
dibaca 2.499x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.