Info Menarik

Nama Setya Novanto Tiba-tiba Kehilangan Putusan Putusan, ICW Kagumi – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

Reporter Jurnalis Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia Corruption Watch (ICW) menyoroti hilangnya nama Ketua DPR Setya Novanto dalam putusan dua terdakwa kasus korupsi kartu identitas elektronik atau e-KTP. , Irman dan Sugiharto.

Nama Setya Novanto awalnya muncul di dua narapidana & # 39; Biaya. Namun, dalam penilaian hakim kehakiman, nama Novanto tak disebut sebagai partai yang berpartisipasi atau menjalankan korupsi bersama.

"Ketiadaan nama Novanto dalam putusan tak berarti dia tak dilibatkan, itu semestinya digarisbawahi," kata ICW Aradila Caesar di Divisi Hukum dan Yudisial di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad (8 / 13/2017).

Aradila menjelaskan, ada fakta hukum lain yang bisa digali oleh KPK. Karena itu, Setya Novanto sendiri memiliki status sebagai tersangka. Menurut Aradila, KPK bisa memulai sebuah babak baru dari percobaan kasus korupsi kasus kartu ID-KTP, Andi Agustinus alias Andi Narogong. Ia akan menjalani uji coba pertama, Senin (14/8/2017).

"Kasus Andi Narogong akan diadili dan inilah kesempatan KPK untuk memberi nama Novanto termasuk dalam fakta hukum di pengadilan, dalam putusan pengadilan yang akan menjadi amunisi KPK," kata Aradila

Sementara itu, Ketua Komisi Yudisial Aidul (KY) Fitriciada Azhari mengaku telah membentuk tim investigasi terkait hilangnya nama Ketua Umum Partai Golkar, dalam putusan Irman dan Sugiharto.

Sebenarnya, nama Novanto sebelumnya tercantum dalam berkas dakwaan sebagai partai yang mengatur jumlah anggaran proyek pengadaan kartu identitas e-ID.

Baca: Bebas, Hari Ini Koridor Penumpang Transjakarta 13 Tidak Sama Pagi

"Kami telah menurunkan tim investigasi untuk menyelidikinya, tentu sebagai perwakilan publik, kami akan menangkapnya sebagai dugaan perlahanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim, jadi itu ialah masukan untuk Kami, "kata Aidul di Gedung KY, Jakarta, Sabtu (12/8/2017) dikutip dari Kompas.com.

Dia mengatakan proses investigasi dikala ini sedang berlangsung. Ada beberapa tahapan yang semestinya diikuti dalam proses pemeriksaan saksi dan bukti yang ada.

Aidul menambahkan, biasanya proses pemeriksaan hingga pelepasan rekomendasi ke Mahkamah Agung (MA) terkait hakim berlangsung selama 60 hari. Namun, dalam kasus tertentu yang semestinya segera diputuskan bisa jadi rekomendasi keluar dalam satu hingga dua minggu.

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.