Fashion

Natasha Mannuela Optimistis Ballet Kontemporer Bisa Menangi Talent Show

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Miss Indonesia 2016 Natasha Mannuela sangat berharap bisa menjadi pemenang fast track Beauty with A Purpose dan yang tak kalah penting adalah fast track Talent Show di ajang Miss World 2016 yang dihelat di Amerika Serikat pada 18 Desember mendatang.

Di Talent Show nanti, Natasha akan menampilkan tarian ballet kontemporer. Menurut wanita yang akrab disapa Acha ini, seni tari merupakan passionnya sejak kecil. Yang utama, dia merasa sangat senang bisa mempersembahkan tarian untuk perwakilan dari berbagai di dunia.

“Dari kelas 5 SD sampai sekarang saya dipercaya sebagai koordinator tari dan sering mengikuti workshop tari. Jadi mengapa saya memilih menari untuk di Talent Show nanti? Ya karena itu passion saya dan saya merasa ketika menari dengan hati, saya bisa memberkati orang banyak juga melalui tarian yang saya bawakan,” kata Acha pada konferensi media Menuju Miss World 2016 di MNC Studios Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Dalam tarian yang akan dibawakan nanti, Acha akan mengenakan dress berkonsep changing clothes yang dibuat desainer Crystal Clarissa. Baju itu didesain sesuai dengan lagu dan tariannya, di mana Acha terinspirasi dari Dewi Arimbi yang merupakan sosok wanita yang tidak cantik dan sering dihina karena kekurangannya.

Acha akan merepresentasikan sosok Arimbi yang begitu insecure dan kemudian berubah menjadi wanita yang cantik dan lembut.

“Ini memang menceritakan sosok Arimbi yang tadinya bisa dibilang luarnya buruk rupa dan dia mengalami banyak insecurities, broken, karena judging dari orang-orang disekitarnya. Ditengah-tengah lagu akhirnya dia mengalami acceptance. Dia menerima akan dirinya, mengasihi dirinya sendiri dan dia kan mendapat berkat dari Tuhan sehingga dia menjadi pribadi yang cantik,” jelasnya.

“Maka dari itu konsep bajunya juga seperti ini, luarnya berwarna merah yang melambangkan insecurities, melambangkan broken dari sosok Arimbi sehingga nanti berganti menjadi putih yang melambangkan perubahannya, transformasinya dia menjadi seseorang yang value di dalam dirinya lebih kelihatan. Dia sosok yang lembut, sosok yang tulus, sosok yang murni,” tambah Natasha.



(tdy)
dibaca 1.326x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.