Info Menarik

Pengamat Nilai Permintaan Apartemen Hanyalah Ekspresi Nafsu Berlebihan DPR – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Formappi menganggap mega proyek yang direncanakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan telah ditentang publik oleh publik pada tahun 2015, sekarang muncul dalam proses perencanaan 2018 APBN.

Wacana tersebut dilengkapi dengan rencana Dewan Perwakilan Rakyat untuk meminta kenaikan anggaran sebesar 5,2 triliun untuk tahun 2018.

"Dikatakan bahwa jumlah proposal yang diajukan DPR adalah 7 triliun, satu triliun anggaran yang dialokasikan ke Dewan Perwakilan Rakyat pada tahun 2017," kata peneliti Formappi Lucius Karus melalui pesan teks pada hari Rabu (19/7) 16/8/2017).

Lucius mengatakan bahwa wacana konstruksi apartemen menjadi tambahan baru bagi paket perencanaan parlemen yang disebut megaproyek.

Dalam megaproyek ini selain apartemen ada juga lapangan umum dimana publikasi menyampaikan aspirasi, perpustakaan dan museum.

Baca: Kekuatan Keibuan, Ibu yang Sukses Menangkap Pencuri Celana Wanita

DPR berencana untuk memetik sebuah protes atau penolakan dari masyarakat saat ini.

Mayoritas masyarakat, kata Lucius, mengatakan bahwa tidak ada urgensi yang mendesak mengenai keinginan Parlemen untuk membangun komplek parlemen yang dilengkapi dengan apartemen tersebut. Menurut dia,

diskursus susunan komposisi DPR yang direncanakan DPR menjadi mendesak untuk menjadi prioritas DPR. Karena prioritas DPR adalah pelaksanaan tiga fungsi utama di bidang legislasi, penganggaran dan pengawasan.

Bahkan Dewan Perwakilan Rakyat telah menamai perencanaan perundang-undangan nasional tahunan sebagai prioritas tahunan.

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.