Info Menarik

Penjelasan Lion Air Terhadap 120 Penumpang

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebanyak 120 penumpang reguler maskapai Lion Air dengan kode penerbangan JT 673 yang dijadwalkan berangkat ke Balikpapan, Kalimantan Timur dari Bkamura Internasional Juwata Tarakan, wajib rela Untuk diangkut pada Jumat pagi (20/11/2017).

Sebagai tanggapan, Manajer Hubungan Masyarakat Lion Air Group Andy M Saladdin memberikan keterangannya.

Terkait dengan 120 penumpang yang ditinggalkan oleh penerbangan Lion Air, yang terjadi yaitu sistem Lion Air di Bkamura Juwata terganggu.

"Sehingga seluruh bagasi dan penumpang Lion Air JT 673 rute Tarakan-Balikpapan-Cengkareng dan koper dilakukan secara manual," kata Andy dikala dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/12/2017).

Karena adanya gangguan pada sistem, koordinasi antara ground handling dan pilot yang bertugas tak berjalan dengan bagus.

Hal ini mengakibatkan beberapa penumpang tujuan Balikpapan dan Jakarta mengalami keterlambatan dalam jadwal penerbangan.

Atas kejadian ini, Andy menambahkan bahwa Lion Air telah meminta maaf kepada seluruh perlahanggan Lion Air JT 673 yang telah menunda jadwal penerbangan.

"Kami memastikan untuk mengimbangi sesuai dengan peraturan yang berlaku dan kami memastikan bahwa perlahanggan yang mengalami penundaan diterbangkan pada hari yang sama dengan Air Batik dan Lion Air pada perjalanan selanjutnya, dengan JT 267, JT 675 dan JT 765," kata Andy.

Menurutnya, Lion Air akan mengerjakan investigasi dan evaluasi terhadap masalah tersebut.

Caranya yaitu dengan mengerjakan panggilan ke pihak terkait, seperti pilot yang bertanggung jawab atas JT 673 flight, dan ground handling party dan akan memberikan sanksi sekamuinya ditemukan perlahanggaran SOP

Berita ini Telah Diterbitkan di Kompas.com, dengan judul: 120 Penumpang "Tak Terjawab," Penjelasan Lion Air ini

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.