Info Menarik

Polisi Call Hotel Dan Airline First Traveler – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi diberitahu bahwa ada hotel dan maskapai penerbangan yang tak dibayar oleh First Travel.

Hal ini terungkap dari perkembangan yang dilakukan penyelidik Direktorat Jenderal Kejahatan Reserse Kriminal Polri.

"Ada informasi bahwa hotel dan maskapai penerbangan di Arab, ada layanan yang belum dibayar, sedangkan peziarah umroh telah kembali dari Arab, berarti telah menggunakan layanan tersebut," kata Direktur Polisi Umum Polisi Pidana Brigadir Jenderal Herry Rudolf Nahak, Sabtu (20/12/2017) di Bareskrim Polisi.

Jendral bintang satu ini melanjutkan hotel dan maskapai yang belum dibayar di Arabia yang menunjukkan bahwa ada uang yang belum didistribusikan.

"Ini menunjukkan indikasi bahwa kalau uangnya belum dibagikan, kita akan menelusuri kemana arus uangnya," tambah Herry Rudolf Nahak.

Diketahui, First Travel menawarkan harga keberangkatan yang lebih murah untuk umrah daripada agen perjalanan lainnya.

Promo-ditawarkan First Travel untuk membuat peziarah tergoda dan memesan paket umroh. Namun, hingga batas akhir dijankalaun, calon peziarah tak pernah berangkat.

Perusahaan tersebut kemudian dianggap menipu calon jemaah yang ingin mengerjakan umrah. Sampai akhirnya ada kongregasi yang membuat laporan ke polisi pada hari Jumat, 4 Agustus 2017.

Dalam kasus ini, Polisi Reserse Kriminal Polisi telah menangkap Presiden Travel First Andika Surachman dan istrinya, Anniesa Desvitasari, yang juga direktur perusahaan tersebut.

Keduanya ditangkap di komplek perkantoran Kementerian Agama RI pada hari Rabu, 8 Agustus 2017 pukul 14.00 WIB.

Mereka dikenai tuntutan Pasal 55 jo Pasal 378 dan 372 KUHP, dan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 seputar Informasi dan Transaksi Elektronik

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.