Music

Sekar Teja Mulai Diperhitungkan

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Sekar Teja mampu tampil sempurna di babak semi final The Voice Indonesia. Kondisi itu memaksa Judika harus memulangkan Gloria Jessica yang sejak awal diprediksi akan menembus babak Grand Final karena vokalnya yang mumpuni. Tak heran jika penampilan Sekar pun harus diwaspadai di malam puncak ini. Bisa saja penampilannya kembali mencuri perhatian coach dan masyarakat.

Melihat penampilan Sekar sejak awal, kontestan berjhijab ini memang kurang diperhitungkan. Seperti saat menyanyikan lagu Suara Hati Seorang Kekasih milik Melly Goeslaw. Dia dianggap kurang maksimal karena sedang sakit, tetapi dianggap cukup memenuhi kriteria untuk lolos ke babak Live Show.

“Penampilan kamu di awal bagus, pas di tengah mulai ada masalah, tetapi Sekar, kamu lolos,” kata coach Judika memutuskan.

Perlahan tapi pasti, setiap minggu penampilannya meningkat. Ini yang membuat coach dan masyarakat tidak bisa memandang sebelah mata. Bahkan, Judika pun harus mengakui perkembangan Sekar saat mengolah vocal, utamanya saat melantunkan Love Song yang dipopulerkan The Cure.

“Aku bangga sama kamu, apa yang kita lakukan semua kamu kerjakan dengan baik, meski dalam waktu singkat kamu bisa menyanyikan lagu Love Song seperti punya kamu,” puji Judika.

Berbeda dengan Gloria Jessica yang kerap mendapat pujian Judika, juga Ari, Kaka, dan Agnez. Seperti saat menyanyikan lagu Habits yang dipopulerkan Tove Lo. “Ini salah satu penampilan yang menurutku mahal. Buat aku penampilan kamu keren malam ini, menjadikan panggung The Voice layaknya panggung musikal,” kata Judika.

Tetapi, di babak Semi Final, Gloria tidak tampil sebaik penampilan sebelumnya. Hasil votingnya pun di bawah sekar. Dia hanya memperoleh vote 48 persen. Sisanya milik mahasiswi  tingkat akhir  FE Unpad S1 Manajemen ini.

Dunia tarik suara, Sekar juga cukup punya banyak Pengalaman bernyanyi. Salah satunya pernah menjadi penyanyi backing vocal Tulus di konser Gajah pada tour tiga kota.



(tdy)
dibaca 2.188x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.