Info Menarik

Staf Tambahan Akan Dikerahkan Untuk Mensosialisasikan Budaya Mendaki MRT – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Semakin progresifnya kemajuan instalasi Mass Rapid Transit (MRT), membuat segala direktur MRT mulai memikirkan jalannya proyek ini.

Setaknya itulah yang dirutekan Direktur MRT Silvia Halim dikala meninjau beberapa lokasi konstruksi stasiun MRT, seperti Lebak Bulus, Fatmawati dan Senayan, Senin (14/9/2017).

Silvia mengungkapkan apabila pihak MRT siap menghadapi kemungkinan penumpang MRT masif dikala beroperasi secara resmi pada bulan Maret 2019.

Dibaca: Stadion Sepak Bola Saat Ini Berubah ke Depot MRT, Inilah Penampilannya

Budaya di Indonesia terkait dengan keinginan untuk mencoba hal baru dan sesuatu yang baru, pastinya akan diimplementasikan juga dalam proyek transportasi umum modern ini.

"Kami sadar bahwa kemungkinan kejadiannya sangat besar, jadi sosialisasi merupakan agar masyarakat tahu bagaimana budaya MRT semestinya dijalankan," kata Silvia.

Dengan potensi potensi besar pengguna MRT, Silvia berpikir untuk menambahkan personil atau staf

Staf tambahan ini penting untuk menolong orang lebih memahami bagaimana berperilaku dikala berada di stasiun atau di kereta.

Baca: Novel Baswedan Enggan Mengungkapkan Keterlibatan Umum Sampai Pelaku Terperangkap

MRT sendiri berencana untuk mendidik orang dari perilaku, seperti budaya antrian untuk memesan di dalam dan di luar kereta atau stasiun.

Budaya seperti ini dirasakan Silvia mampu menciptakan suasana dan lingkungan yang nyaman bagi pengguna MRT.

"Proses pemberian informasi atau pengajaran aturan sejak awal akan menolong orang memahami budaya yang lebih cepat," kata Silvia.

Dilaporkan, kemajuan pembangunan keseluruhan MRT Jakarta telah mencapai 76,13 persen.

Jalur pembangunan bawah tanah telah mencapai 88,26 persen, sedangkan MRT yang ditinggikan atau jalur elevasinya mencapai 64,10 persen.

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.