Info Menarik

Tangisan Santriwati Patah Saat Dekat Presiden Jokowi – Tribunnews.com

Written by Satrio Elang

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER – Listiasari Hanani menutup wajahnya sambil melangkah ke depan Masjid Al Amien, tempat Presiden Joko Widodo berdiri.

Baca: Curhatan Johannes, Saksi Kunci E-KTP Tewas: Kecewa dengan KPK dan Pemimpin Media Massa

Listia yaitu santriwati dari Pesantren Al Amien, Desa Sabrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang menghadiri kunjungan Presiden Jokowi ke pesantrennya, Sabtu (12/9/2017) malam.

Listia terus menutup dan menyeka wajahnya, sementara dipimpin oleh seorang anggota staf untuk mendekati Presiden.

Air matanya nampaknya semakin lama semakin banyak ketika dia berada di sisi kanan Presiden Jokowi.

Tangan kirinya menutupi seluruh wajahnya dan tubuhnya menjadi semakin bersemangat.

Jokowi terdiam selama beberapa detik, melihat bagaimana Listia terus menangis.

"Sekarang telah diperkenalkan dulu. Nanti saya ikut menangis," kata Jokowi berusaha menenangkan Listia.

Dia yang menangis dengan getir kemudian menenangkan air matanya, dan mencoba mengenalkan dirinya kepada ratusan santriwan dan santriwati yang hadir.

"Ya, sekarang sebutkan tujuh nama suku yang ada di indonesia," kata Jokowi mengajukan pertanyaan ke Listia.

Listia yang telah tenang dari air matanya lalu menjawab dengan lancar. Jawabannya yaitu orang Jawa, Madura, Batak, Sunda, Dayak, Betawi dan Bone.

"Pak Kiyai, santrinya pkamui-pkamui," kata Jokowi sambil berpaling ke Kepala Pondok Pesantren Al Amien KH. Imam Ghazali.

"Ya, tolong ambil sepedanya," kata Jokowi pada Listia.

Listia, yang telah agak tenang, tiba-tiba menangis lagi dan lagi, menutup matanya.

Di pesantren ini, Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Presiden Teten Masduki, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi dan Staf Khusus Presiden Komunikasi Johan Budi Sapto Pribowo.

Source link

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.