Kuliner

Tantular Cafe Tawarkan Kafe Modern Dengan Konsep Indonesia

Written by Satrio Elang
JAKARTA - Sebuah kafe berkonsep budaya Indonesia kini hadir di bilangan Jakarta Barat. Diprakarsai oleh kakak beradik, Kyle dan Kane Kusumo, kafe bernama Tantular Cafe ini menawarkan sajian kopi dan makanan khas Indonesia yang sayang untuk Anda lewatkan.

"Di Indonesia, anak zaman sekarang sukanya kan kafe yang konsepnya luar negeri, padahal Indonesia punya budaya yang bagus dan nggak kalah sama budaya luar. Nah, saya mikir pengen bikin kafe dengan konsep Indonesia tapi tetap anak muda," urai Kyle Kusumo saat ditemui di Tantular Cafe, Jakarta (30/1/2016).

Selain dengan menu-menu khas Indonesia, kafe ini juga menyediakan playroom. "Selain itu kan memang belum ada kafe di daerah kompleks ini. Saya bantu tambahin menu-menu, kasih ide untuk adain playroom karena selain suka masak saya juga suka main game. Playroom bisa digunakan juga sama pengunjung,” sahut sang adik, Kane Kusumo.

Tantular Cafe memiliki berbagai macam fasilitas seperti Wi-Fi, playroom dan sarana nonton bareng (nobar) yang bisa Anda nikmati. Tak hanya itu, menu makanan dan minumannya pun beragam, mulai dari Keraton's Pecel, Manado's Porridge, Soto Kwali, Uduk Rice, Tantular Empal, hingga berbagai macam pilihan kopi seperti Espresso, Cappuccino, Americano, dan varian kopi lainnya yang berasal dari biji kopi asli Indonesia yakni Aceh Gayo dan Solok.
Menu Tantular Cafe
Uniknya lagi, kafe ini juga menyajikan beraneka lukisan, batik tulis, tas asli dari kulit buaya, dan berbagai kerajinan tangan lainnya. "Kerajinan-kerajinan tersebut juga salah satu bentuk kecintaan kami terhadap Indonesia. Jadi Tantular Cafe tak hanya memanjakan lidah pencinta kuliner namun juga dapat memanjakan mata. Kita juga pengen buka gallery nantinya disini," ujar Kyle.

Kafe yang baru saja dibuka pada tanggal 15 Desember 2015 ini beralamat di Jl. Palma Raya Blok FC No. 1 Taman Kedoya Baru, Jakarta Barat. Kafe ini buka setiap hari mulai dari pukul 07.00—22.00 WIB.
Menu Tantular Cafe



(alv)
dibaca 6.708x

About the author

Satrio Elang

Pemuda biasa yang masih duduk di bangku kuliah dan ingin berbagi kepada sesama.